6 Suka Duka Menulis di Blog Pribadi, Gak Semudah Kelihatannya, lho 

Posted on


Saat ini, semakin banyak orang yang senang menulis, entah menulis puisi, cerpen, artikel, atau sekadar karangan bebas. Itu karena menulis memang bisa jadi kegiatan yang menyenangkan. Selain sekadar hobi, banyak orang yang juga mencoba menjadikannya sumber penghasilan dengan cara mengirimkan tulisan ke media daring.

Selain ke media daring, orang yang hobi menulis juga punya beberapa pilihan lain untuk menerbitkan tulisannya, misalnya dengan membuat blog pribadi. Apakah kamu juga tertarik untuk melakukannya? Kalau ya, sebelum memulainya, lebih baik kamu membaca enam suka duka dari menulis di blog pribadi berikut ini.

1. Kamu lebih bebas untuk menulis apa pun

6 Suka Duka Menulis di Blog Pribadi, Gak Semudah Kelihatannya, lho pexels/Andrea Piacquadio

Dibanding menulis untuk media daring, menulis di blog pribadi jelas akan memberimu kebebasan yang jauh lebih besar. Gak hanya soal waktu atau frekuensi menulis, kamu juga bebas merdeka mau membuat tulisan jenis apa dan tentang topik apa pun yang kamu mau.

Selain itu, kamu juga bebas menentukan tampilan blog-mu seperti apa. Mengedit dan menghapus tulisanmu sesuka hati pun boleh-boleh saja. Pokoknya, semuanya serbabebas. Blogmu adalah milikmu. Lakukan apa pun yang kamu mau di dalamnya!

2. Bisa dapat penghasilan tak terbatas

6 Suka Duka Menulis di Blog Pribadi, Gak Semudah Kelihatannya, lho pexels/Andrea Piacquadio

Jika ingin lebih serius daripada sekadar hobi, kamu juga bisa mengusahakan supaya blogmu ramai dibaca oleh orang-orang. Beberapa situs pembuatan blog memberi kita kesempatan untuk memasang iklan di blog pribadi dan menuai pundi-pundi uang dari iklan tersebut.

Kalau traffic sudah sangat ramai, tentunya penghasilan yang kamu dapat bisa meningkat. Kamu punya kesempatan untuk menulis sesuai keinginanmu plus mendapatkan uang. Potensi penghasilannya gak terbatas, lho. Semuanya tergantung seberapa menarik blog yang kamu buat. Asyik banget, kan?

3. Bisa dapat popularitas juga

6 Suka Duka Menulis di Blog Pribadi, Gak Semudah Kelihatannya, lho pexels/Matheus Bertelli

Kamu mungkin tahu Raditya Dika. Ia adalah contoh nyata seseorang yang bisa menuai popularitas tinggi dari memulai karier sebagai blogger. Yap, selain mendapat uang, menjadi blogger juga berpotensi membuatmu jadi populer, lho!

Hal itu berbeda dengan menjadi penulis di media daring. Umumnya, penulis media daring yang ternama pun hanya akan dikenal sebagai penulis dari media tersebut, bukan secara personal. Sementara, menulis di blog pribadi membuatmu punya kesempatan untuk meraih popularitas bagi dirimu sendiri!

Baca Juga: Lewat Blog, Meghan Markle Bahas Impian Menjadi Putri & Kate Middleton

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

4. Meraih penghasilan dan popularitas dari blog pribadi sangatlah sulit

6 Suka Duka Menulis di Blog Pribadi, Gak Semudah Kelihatannya, lho pexels/energepic.com

Eits, tunggu dulu, jangan langsung membayangkan bahwa menjadi blogger pasti bisa membuatmu mencapai hal-hal tersebut dengan mudah. Sebaliknya, untuk mencari penghasilan dan popularitas dari blog pribadi, merupakan pekerjaan yang sangat berat. Bahkan, bisa dibilang, jauh lebih berat daripada menulis di media daring.

Hal itu karena ketika membuat blog pribadi, kamu harus melakukan semuanya sendiri. Menulis, menyunting, mendesain,hingga mempromosikan tulisan perlu kamu lakukan sendiri. Pastinya, semua itu butuh kerja keras yang luar biasa, apalagi kalau kamu baru mulai terjun ke dunia kepenulisan.

5. Tulisanmu lebih sulit berkembang

6 Suka Duka Menulis di Blog Pribadi, Gak Semudah Kelihatannya, lho pexels/Andrea Piacquadio

Seperti disebut tadi, menulis di blog pribadi mengharuskanmu menjadi penulis sekaligus editor untuk tulisanmu. Memang hal itu ada untungnya karena kamu gak perlu mengkhawatirkan soal kemungkinan tulisanmu ditolak terbit oleh editor, bukan? Kamu bebas menulis apa pun dan pasti tulisanmu bisa terbit.

Namun, sebenarnya, ada kekurangan juga dari hal itu. Tanpa adanya editor profesional, kamu mungkin jadi gak menyadari jika tulisanmu ada kekurangan. Tidak ada yang memberi kritik atau masukan yang membangun untuk tulisanmu sehingga kualitas tulisanmu lebih sulit berkembang.

6. Kurangnya jumlah pembaca dan penghasilan bisa membuatmu patah semangat

6 Suka Duka Menulis di Blog Pribadi, Gak Semudah Kelihatannya, lho pexels/Alexander Dummer

Meski mungkin bukan jadi tujuan utama, kamu pasti senang kalau tulisanmu banyak dibaca dan bisa menghasilkan sejumlah uang, bukan? Apalagi kalau kamu merasa telah membuat tulisan yang sangat bagus dengan usaha yang besar. Kalau ternyata yang membaca tulisanmu itu hanya sedikit, wajar untuk merasa agak kecewa.

Bahkan, meskipun kamu menulis hanya sebagai hobi sekalipun, lama-kelamaan semangat menulismu bisa meredup kalau jumlah pembaca tulisanmu tidak bertambah. Ingin rasanya membuat tulisanmu lebih banyak peminat, tapi lagi-lagi hal itu sulit diraih. Banyak penulis blog pribadi yang akhirnya menyerah gara-gara ini, lho.

Kesimpulannya, menulis di blog pribadi gak hanya bisa membuatmu merasakan suka, tapi juga duka. Makanya, jika kamu berniat melakukannya, modal utama yang perlu kamu miliki ialah kesenangan menulis. Kalau kamu gak hobi, bakal sulit untuk bertahan menghadapi semua kesulitan itu.

Kalau kamu gak yakin, mungkin kamu bisa memulai dengan menulis untuk media daring. Itu bisa jadi pelatihan bagus buatmu sebelum mulai membuat blog pribadi. Pastinya, jika memang berharap mendapat penghasilan dan popularitas dari blog pribadi, kamu harus mau terus belajar dan bekerja keras. Kamu siap melakukannya?

Baca Juga: 5 Panduan Cara Membuat Blog yang Mudah untuk Pemula

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis.
Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *