7 Game Berternak dan Berkebun yang Bikin Ketagihan

Posted on


Selain untuk melepas penat, bermain game juga bisa menjadi salah satu sarana belajar. Banyak wawasan baru yang tanpa sengaja kita serap, sekalipun kita hanya berniat untuk menikmati gameplay-nya saja.

Misalnya, game yang banyak mengandung cutscene bisa membuatmu pintar bahasa Inggris, game yang berdasarkan cerita nyata bisa membuatmu paham akan sejarah. Lalu, ada game berternak dan berkebun yang akan memberikanmu pengalaman seolah menjadi petani sungguhan.

Apakah kamu tahu? Sekalipun hanya game, ada beberapa manfaat penting dalam permainan berternak dan berkebun yang berguna untuk kehidupan sehari-hari, yakni manajemen waktu dan uang.

Selain itu, kamu jadi tahu nama berbagai macam alat pertanian dalam bahasa Inggris dan apa saja fungsinya. Nah, kalau kamu tertarik mencoba, lebih baik simak beberapa game berternak dan berkebun yang telah Carisinyal sajikan.

1. Stardew Valley

stardew-valley

Stardew Valley adalah salah satu game berternak dan berkebun terbaik yang bisa kamu mainkan pada Windows, Android, dan Nintendo Switch. Game yang dibalut dengan grafis bergaya retro ini pertama kali dirilis pada tahun 2016 untuk platform PC.

Jadi, ceritanya, kamu adalah seorang pegawai kantoran dari sebuah perusahaan korporat. Rutinitas kantor yang itu-itu saja lama-lama membuatmu bosan. Lalu, kamu teringat akan surat peninggalan kakekmu yang tersimpan di laci meja. Sebelum meninggal, beliau berpesan untuk hanya membuka amplopnya ketika kamu sudah merasakan jenuhnya kehidupan kota.

Saat dibuka, kamu baru mengetahui kalau kakekmu pernah merasakan hal yang sama dan beliau memutuskan tinggal di desa untuk menikmati kesehariannya. Di dalam amplop juga terdapat sertifikat rumah di desa tempat kakekmu dulu. Sekarang giliran kamu untuk meneruskan perjuangan beliau supaya ladang yang kini sudah gersang dapat kembali lagi ke masa kejayaannya.

Ada beberapa elemen gameplay menarik yang terdapat pada game ini, seperti menambang, memancing, bercocok tanam, dan sebagainya. Semakin sering kamu melakukan kegiatan, kamu bisa meningkatkan skill dari masing-masing elemen tadi, mirip seperti game RPG.

Kemudian kamu juga akan bertemu dengan berbagai karakter unik di Stardew Valley dengan masing-masing backstory yang menarik. Kamu juga bisa menerima request dari penduduk desa yang akan memberimu hadiah jika kamu melakukan permintaan mereka.

Yang lebih menarik lagi, game ini memiliki fitur multiplayer. Kamu juga bisa mabar dengan teman-temanmu, baik itu kamu yang mengunjungi ladang mereka atau sebaliknya. Kalau kamu jadi host, mereka bisa kamu suruh-suruh untuk membantu panen, memancing, mengumpulkan kayu, dan juga menambang. Kenapa harus sendiri kalau bisa gotong royong?

2. Doraemon Story of Seasons

doraemon-sos

Kalau kamu generasi milenial yang pernah menonton TV waktu kecil, pasti tidak asing dengan tokoh kucing robot yang satu ini. Ya, seri Doraemon juga telah merilis game berternak dan berkebun pada tahun 2019, yang merupakan hasil kerja sama dengan Marvelous Inc. (developer Story of Seasons).

Kamu akan memainkan karakter Nobita yang terjebak di dunia asing bersama teman-temannya – Shizuka, Giant, Suneo, dan tentu saja Doraemon. Game ini terbilang unik, karena kita bisa melihat Nobita yang terkenal malas ini mengeluarkan segala usahanya untuk bercocok tanam.

Misi Nobita adalah mengumpulkan semua gadget Doraemon yang hilang pada saat mereka “tersedot” ke dunia asing. Caranya adalah dengan menghasilkan profit dari kegiatan berkebun dan berternak serta mengambil hati para orang desa yang bersedia menampung Nobita dan kawan-kawan.

Di game ini, kamu bisa memancing, menambang, dan juga menangkap serangga. Akan ada beberapa vendor yang bisa kamu gunakan untuk menunjang aktifitasmu seperti blacksmith, toko hewan, pemahat kayu, dan sebagainya.

Nantinya, kamu juga bisa mengikuti event perlombaan di akhir bulan yang mengharuskanmu membawa hasil panen kualitas terbaik. Kalau menang, kamu akan dapat hadiah dan warga desa lainnya akan semakin menyukaimu.

Tak hanya itu, ada juga beberapa event lain seperti adu ayam, kontes sapi terbaik, lomba memasak, dan masih banyak lagi. Sayangnya, meskipun mayoritas elemen pada game ini mirip dengan Story of Seasons, kamu tidak bisa menikah seperti game-game SoS terdahulunya. Akan tetapi, cerita, gameplay, dan interaksi lucu antar tokohnya lebih dari cukup untuk membuatmu betah bercocok tanam lama-lama.

3. Harvest Moon Back to Nature

harvest-moon-back-to-nature

Meski tergolong game jadul (dirilis pada tahun 1999 untuk konsol PlayStation 1), Harvest Moon Back to Nature adalah salah satu game berternak dan berkebun legendaris dengan elemen permainan yang otentik.

Bahkan pada standar game jaman sekarang, Harvest Moon Back to Nature tetap mampu menawarkan pengalaman bercocok tanam yang tidak kalah seru dengan game-game terbaru.

Ada dua versi yang dirilis, tergantung mau memainkan laki-laki atau perempuan. Dari segi cerita, kamu akan kembali ke ladang kakekmu yang terlantar. Misi kamu adalah berteman dengan para warga desa dan memulihkan kondisi perkebunan dalam kurun waktu tiga tahun.

Jika setelah tiga tahun kamu tidak berhasil menarik hati warga dan membiarkan perkebunanmu berantakan, kamu pun akan diusir dari pedesaan. Sungguh jahat, tapi ya salah sendiri tidak rajin.

Salah satu poin utama dari game ini adalah hubungan antara karakter dengan para kandidat yang bisa kamu persunting. Kamu akan mendapatkan cutscene yang memperlihatkan sifat-sifat unik dari masing-masing karakter, seperti Ann yang merupakan suster baik hati, Karen sebagai cewek tomboy yang tidak bisa masak, Popuri dengan keluguan dan kecintaannya terhadap ayam, dan masih banyak lagi.

Oh iya, kalau kamu ingin memainkan game ini secara portabel, Harvest Moon Back to Nature juga telah dibuatkan versi PSP-nya. Cocok bagi kamu yang ingin bernostalgia ataupun bagi kamu yang newcomers.

4. Farming Simulator 19

farming-simulator-19

Bagi kamu yang benar-benar ingin mendapatkan pengalaman bercocok tanam sesuai dengan dunia nyata, Farming Simulator 19 adalah pilihan yang tepat. Berbekal gameplay dan grafis yang realistis, kamu dijamin lupa kalau sebenarnya sedang bermain game.

Ya, Farming Simulator 19, sesuai namanya, adalah sebuah game simulasi bercocok tanam. Jadi, jangan kaget kalo memang keseluruhannya dibuat hampir persis seperti kegiatan farming pada umumnya.

Di awal permainan, kamu bisa memilih tiga jenis mode dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Yang paling mudah adalah “New Farmer” di mana kamu akan langsung mendapatkan ladang dan peralatan. Jadi kamu bisa langsung bercocok tanam.

Yang kedua (medium), adalah “Farm Manager” yang hanya menyediakan sejumlah uang tanpa bangunan dan peralatan. Di sini kamu bebas menentukan sendiri lahanmu. Kemudian, ada mode “Start from scratch” yang merupakan mode paling realistis. Kamu hanya memiliki pendanaan yang sedikit dan benar-benar harus memulai dari nol.

Berbicara grafis, meski mengusung pendekatan realistis, detil pemandangan pada game ini kurang baik. Meski begitu, semua peralatan dan kendaraan seperti traktor dibuat sama persis seperti aslinya – dari tampilan luar, kokpit, dan pergerakannya dibuat sangat detil dan realistis. Setelah main game ini mungkin kamu akan tertarik jadi petani sungguhan.

Berbagai elemen pada Farming Simulator 19 juga bisa diatur sesuka hati. Misalnya, kamu ingin supaya tanaman kamu tidak mati-mati, tinggal disable saja. Ingin mengatur durasi pertumbuhan tanaman? Ingin mengatur seberapa cepat bensin bisa habis? Semua bisa kamu atur.

Bagusnya lagi, game keluaran tahun 2018 ini hadir pada berbagai platform seperti Windows, Android, iOS, PlayStation 4, Xbox One, dan Mac. Tertarik memainkannya di platform mana?

5. My Time at Portia

my-time-at-portia

Ada lagi satu game berternak dan berkebun dengan konsep dan grafis yang unik, yakni My Time at Portia. Mengapa dibilang unik? Karena dari setting-nya saja sudah berbeda.

Pertama-tama, peran dari karakter kamu adalah seorang tukang pahat yang bisa membuat berbagai jenis produk. Meskipun begitu, game keluaran awal tahun 2019 ini termasuk dalam daftar karena kamu juga bisa bercocok tanam.

Game yang bertempat pada latar post-apocalypse ini memulai cerita dengan seorang anak muda yang harus menggantikan mendiang bapaknya untuk mengembangkan workshop di Portia.

Sudut pandang yang diusung pada game ini adalah third-person perspective (TPS) sehingga menawarkan pengalaman bermain yang cukup unik, mengingat mayoritas game berternak dan berkebun mengusung persepsi dari atas (top-down perspective).

Ada banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan di game ini seperti crafting, memancing, bahkan bertarung melawan monster. Meski bukan game action, permainan combat pada My Time at Portia sangat adiktif dan memberikan kesan hack-and-slash yang memukau. Kamu bisa memainkan game ini pada PC, Nintendo Switch, PlayStation 4, Xbox One, dan Mac.

6. Hay Day

hay-day

Kalau ditanya game berkebun dan berternak yang paling populer di Android dan iOS, kebanyakan pasti menjawab Hay Day. Game besutan Supercell ini memiliki hampir semua elemen yang bisa diekspektasikan dari game farming.

Tapi, karena game ini mengikuti standar mobile games kebanyakan, kamu tidak bisa mengontrol gerak karakter dan hanya bisa bermain dengan melakukan tap-tap saja.

Kamu akan memerankan seorang petani dengan misi yang berulang-ulang: memenuhi request dari warga desa, truk, maupun kapal. Misi-misi ini akan menghasilkan experience yang bisa membuatmu naik level dan membuka fitur-fitur lainnya.

Desain visual yang diusung Hay Day mungkin tidak bisa dibilang unik, tapi tetap hadir dengan nuansa karakter kartun yang sedikit quirky. Game ini sangat mengoptimalkan penggunaan touchscreen untuk memberi pengalaman bermain yang memuaskan.

Contohnya seperti saat memanen. Memotong semua hasil panen dengan menggunakan jari memberikan kesan lembut dengan transisi animasi yang membuat kita berpikir, “Wah banyak sekali hasil panennya!”.

Meski begitu, semua hal yang dilakukan pada game ini sungguh memakan waktu di dunia nyata. Kamu harus menunggu beberapa jam bahkan hari untuk meng-upgrade gedung atau menunggu tanaman siap dipanen. Kamu bisa mempercepat proses ini dengan menggunakan diamond yang bisa didapatkan melalui mekanisme mikrotransaksi.

Game ini lebih cocok bagi kamu yang bisa menikmati prosesnya ketimbang hasil. Soalnya, kamu bisa curi waktu untuk mengecek farm kamu kapan saja dalam situasi apapun, tapi mungkin kamu harus ekstra sabar untuk bisa memiliki lahan dengan semua gedung, hewan, dan tanaman yang tersedia.

7. Farm for Your Life

farm-for-your-life

Kalau kamu ingin menikmati tambahan twist saat memainkan game berternak dan berkebun, mungkin kamu akan tertarik mencoba yang satu ini. Dari namanya saja sudah Farm for Your Life. Tujuan kamu bercocok tanam tidak hanya untuk mengumpulkan profit, tapi juga bertahan hidup dari serangan zombie.

Di game yang terbilang multi-genre ini, kamu bisa merasakan sensasi permainan tower defense sambil mengembangkan ladang dan hewan ternak kamu. Nantinya, hasil panen juga bisa kamu olah di restoran milikmu sebagai sumber makanan bagi survivor lainnya. Sungguh mulia sekali tanggung jawab yang kamu emban.

Tapi, kalau kamu sudah mulai ketakutan dan ingin bermain selayaknya petani normal, terdapat mode damai (peaceful mode) supaya tidak ada lagi zombie yang datang pada malam hari.

Nah, itu tadi beberapa game berternak dan berkebun yang bisa dimainkan. Salah satu hal yang membuat genre ini banyak digemari karena permainannya yang adiktif dan progresif. Seolah kamu tumbuh tua bersamaan dengan kebun yang kamu garap. Jadi, yang mana saja yang ingin kamu coba? Selamat bermain!



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *