8 Negara yang Menetapkan Lockdown untuk Cegah Virus Corona

Posted on


World Health Organization (WHO) secara resmi telah menyatakan COVID-19 sebagai pandemi dan menyerukan agar semua negara melakukan upaya yang efektif dalam membatasi jumlah kasus dan memperlambat penyebaran virus. Dan karenanya, sejumlah negara di seluruh dunia menerapkan langkah-langkah tertentu guna memperlambat penyebaran virus corona baru.

Salah satunya adalah dengan menerapkan kebijakan lockdown. Lockdown sendiri adalah tindakan melarang orang-orang memasuki atau meninggalkan suatu wilayah dalam kurun waktu tertentu. Berikut adalah beberapa negara yang sudah menerapkan kebijakan lockdown guna mencegah penyebaran virus corona COVID-19

1. Tiongkok

8 Negara yang Menetapkan Lockdown untuk Cegah Penyebaran Virus Coronaunsplash.com/Mathew Schwartz

Tiongkok menerapkan karantina besar-besaran untuk mencegah meluasnya penularan virus corona. Setidaknya ada 16 kota yang dikunci atau lockdown pada akhir Januari.

Wuhan, tempat virus corona pertama kali muncul, dikunci pada 23 Januari, transportasi ke kota dan banyak ruang publik langsung diperintahkan untuk ditutup. Selain itu, penduduk Wuhan juga melakukan karantina sendiri di rumah masing-masing. Tak lama setelah Wuhan, Tiongkok me-lockdown 15 kota lain, termasuk Huanggang, sebuah kota berpenduduk 7,5 juta orang, dan Suizhou, yang merupakan tempat tinggal bagi hampir 11 juta penduduk.

Menurut WHO, tindakan pencegahan yang dilakukan Tiongkok mampu mencegah lebih banyak kasus penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru. Sayangnya, ketika Tiongkok menunjukkan penurunan dalam jumlah kasus baru, penyakit ini terus menyebar dengan cepat di negara-negara lain.

2. Italia

8 Negara yang Menetapkan Lockdown untuk Cegah Penyebaran Virus Coronathelocal.it/

Di Italia, lockdown nasional diberlakukan sejak 10 Maret dan membatasi hampir semua aspek kehidupan bagi 60 juta warganya, termasuk ritel, liburan, ibadah, pemenjaraan, dan perjalanan.

Melansir dari The Insider, event olahraga, sekolah dan universitas, museum, pusat budaya, kolam renang, dan spa di seluruh Italia telah ditutup. Sementara itu transportasi umum dan bandara masih beroperasi, tetapi hanya untuk perjalanan penting dan harus mendapatkan izin polisi.

Lalu pada tanggal 11 Maret, Perdana Menteri Conte mengumumkan bahwa semua toko harus ditutup, kecuali toko kelontong dan apotek.

3. El Salvador

8 Negara yang Menetapkan Lockdown untuk Cegah Penyebaran Virus Coronaprogressive.org

Presiden El Salvador mengumumkan Alerta Naranja atau peringatan oranye, pada hari Rabu. Langkah-langkah yang dilakukan pada Alerta Naranja ini adalah karantina nasional pada 6,4 juta warga negara itu, menutup sekolah selama tiga minggu, dan melakukan karantina selama 30 hari pada warga Salvador yang baru melakukan perjalanan dari luar negeri.

Termasuk melarang orang asing memasuki El Salvador. Menariknya lagi, El Salvador yang merupakan negara dengan populasi sekitar 6,4 juta penduduk ini sebenarnya tidak memiliki kasus virus corona hingga saat ini.

4. Filipina

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

8 Negara yang Menetapkan Lockdown untuk Cegah Penyebaran Virus Coronaunsplash.com/Aix style

Pada hari Kamis, 12 Maret 2020 Presiden Rodrigo Duterte mengumumkan untuk melakukan lockdown terhadap kota Manila, ia menangguhkan semua perjalanan melalui darat, laut, dan udara ke dan dari Manila terkait wabah coronavirus (COVID-19). Penangguhan ini berlaku hingga setidaknya 14 April. 

Baca Juga: Perhimpunan Dokter Emergenci Ungkap Aspek Lain dari Lockdown

5. Arab Saudi

8 Negara yang Menetapkan Lockdown untuk Cegah Penyebaran Virus Coronaunsplash.com/Haidan

Arab Saudi juga telah memberlakukan lockdown sementara di provinsi Qatif, yang merupakan salah satu wilayah ditemukannya infeksi virus corona, dan meliburkan sekolah dan universitas di seluruh negeri.

Kementerian dalam negeri mengumumkan lockdown di Qatif, setelah Arab Saudi mengonfirmasi empat kasus terbaru. Selain itu, aktivitas di semua lembaga publik dan swasta dihentikan sebagai tindakan untuk mencegah penyebaran penyakit akibat virus ini.

6. Denmark

8 Negara yang Menetapkan Lockdown untuk Cegah Penyebaran Virus Coronaunsplash.com/Ava Coploff

Pemerintah Denmark mengumumkan lockdown di seluruh negeri mulai 14 Maret hingga 13 April untuk mencegah penyebaran penyakit akibat virus corona. Melansir dari The Local Denmark, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menyatakannya bahwa keputusan ekstrem ini diambil lantaran kondisi seperti ini baru pertama kali dihadapi oleh negara Denmark dan wilayah Denmark sendiri belum dipetakan.

7. Irlandia

8 Negara yang Menetapkan Lockdown untuk Cegah Penyebaran Virus Coronaunsplash.com/Leighton Smith

Menurut laporan New York Post, semua sekolah, perguruan tinggi, fasilitas penitipan anak, dan lembaga budaya akan ditutup. Pertemuan di dalam ruangan juga dibatasi tidak lebih dari 100 orang, dan di luar ruangan tidak lebih dari 500 orang. Selain itu, melansir dari Irish Times, Perdana Menteri Leo Varadkar menyatakan bahwa Irlandia belum pernah menyaksikan pandemi semacam ini.

8. Polandia

8 Negara yang Menetapkan Lockdown untuk Cegah Penyebaran Virus Coronaworldnomads.com

Melansir dari The Daily Mail, Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengumumkan pada 14 Maret bahwa negara ini akan mengalami lockdown secara nasional. Sebagai langkah pencegahan infeksi corona, Polandia melarang turis asing memasuki negara itu serta menutup semua restoran, bar dan kasino. Selain itu, orang dari luar negeri yang hendak memasuki negara tersebut juga wajib dikenakan karantina 14 hari.

Demikian tadi beberapa negara yang sudah menetapkan lockdown untuk mencegah penularan virus corona. Selain dengan lockdown, kita juga harus menerapkan langkah preventif secara mandiri, seperti dengan menjaga kebersihan, menerapkan gaya hidup sehat, dan membatasi interaksi dengan orang lain.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, 5 Negara Ini Lakukan Lockdown

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis.
Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *