Event MARFEST 2020 Ajak Para Siswa di Kudus untuk Merdeka Belajar

Posted on


Kudus, IDN Times – Sekolah Animasi, SMK Raden Umar Said Kudus sukses gelar event keren buat para pelajar di Kudus dengan tema Maret Festival (MARFEST) 2020 pada tanggal 12-14 Maret 2020. Galuh Paskamagma, selaku Program Associate Djarum Foundation menyampaikan “Diselenggarakannya MARFEST menjadi salah satu upaya untuk mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap bekerja pada Revolusi Industri 4.0,” ungkapnya. 

Di hari ketiga penyelenggaraan MARFEST 2020, Sabtu (14/03), acara inspiratif ini semakin epik lho. Dengan menghadirkan tokoh-tokoh yang expert di bidangnya masing-masing, seperti: Mia Utari (Owner of Amithya.mia), Eka Adrianie (Founder dots indonesia), Bene Dion (Penulis Script), Chandra Endroputro (CEO Temotion Tempo Animation), dan Muhammad Misrad “MICE” (Komikus). Kamu pasti penasaran banget ‘kan dengan materi yang mereka bawakan. Yuk simak keseruannya!

1. Karakter komik “MICE” berhasil menginspirasi para pelajar Kudus

Event MARFEST 2020 Ajak Para Siswa di Kudus untuk Merdeka BelajarIDN Times/Djarum Foundation

Kelas dengan tema “Mengubah Gambar menjadi Produk Dagang” kali ini, diberikan oleh komikus handal yang telah menciptakan karakter tokoh “Mice” yaitu Muhammad Misrad. Dalam kelas ini, Misrad membagikan pengalamannya dalam membuat komik. Mulai dari menentukan tema yang akan diangkat, format panel yang akan dipakai tergantung dengan cerita, membuat sketsa kasar, sampai penggunaan komputer sebagai alat bantu untuk scan dan coloring. Misrad juga memberikan challenge buat para pelajar untuk membuat komik dengan tema Corona. Tiga pelajar dengan cerita dan gambar yang bagus berhasil menjadi pemenang, dan mendapatkan hadiah yaitu gambar hasil karya asli buatan Misrad. Keren ya!

Dalam wawancara, Misrad memberikan apresiasi kepada SMK Raden Umar Said, karena sekolah animasi ini sudah menjadi favorit, viral serta bisa mengadakan acara keren MARFEST yang mengundang banyak pembicara yang inspiratif. Misrad juga memberikan pesan untuk seluruh komikus muda yang ada di Indonesia “Buatlah karya yang bisa menyentuh hajat orang banyak, Indonesia memiliki banyak sekali tema yang bisa diolah dan tidak habis untuk digarap,” pesannya.

2. Para pelajar Kudus sangat antusias lho dengan rahasia strategi bisnis Amithya.mia

Event MARFEST 2020 Ajak Para Siswa di Kudus untuk Merdeka BelajarIDN Times/Cynthia Kirana

Mia Utami, owner dari Amithya.mia yang merintis bisnisnya yang bergerak di bidang fashion dengan ciri khas kain-kain tradisional Indonesia yang memiliki beragam jenis, corak serta motif. Dalam kelas yang bertajuk “Workshop Design & Entrepreneurship”, Mia membagikan rahasia mengelola bisnisnya buat para pelajar Kudus lho.

Dengan melakukan 5 tahapan, mulai dari opening, pemilihan kain, strategi pemasaran, proses produksi dan diakhiri dengan slogan “just do it”, Mia yakin bahwa para pelajar bisa melakukan hal yang sama untuk memulai menjadi entrepreneur, asalkan ada kemauan serta diimbangi dengan berdoa. Kamu siap nggak nih, guys?  

3. Materi digital marketing sangat menarik minat pelajar Kudus buat belajar lho

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Event MARFEST 2020 Ajak Para Siswa di Kudus untuk Merdeka BelajarIDN Times/Djarum Foundation

Berawal dari kecintaannya terhadap budaya indonesia Eka menciptakan koleksi fashion berlabel Dots Indonesia dengan campuran heritage Indonesia. Eka juga membagikan strategi digital marketing yang ia lakukan dengan memperhatikan beberapa unsur, seperti: segmen, target, positioning, tools marketing, dan beberapa komponen digital marketing lainnya, seperti: produk yang dijual harus unik, penjual juga harus memperhatikan harga, distribusi, serta memberikan diskon atau cashback.

Untuk penggunaan website dan sosial media juga perlu dilakukan. Kegunaan website sendiri bisa dimaksimalkan untuk katalog produk sedangkan sosial media lebih dioptimalisasikan dengan membuat akun for business, memberikan layanan yang fast response, highlight produk semenarik mungkin, dan memperlihatkan review dari konsumen agar konsumen semakin percaya dengan produk tersebut. Di event MARFEST 2020 kali ini, Eka juga mengadakan fashion show untuk memperlihatkan koleksinya.

4. Bene Dion berbagi tentang proses kreatif bahkan dari tahap penggalian ide penggarapan skrip dalam sebuah film

Event MARFEST 2020 Ajak Para Siswa di Kudus untuk Merdeka BelajarIDN Times/Anindya Putri

Seperti yang kamu tahu nih, di pertengahan tahun 2019, layar sinema Indonesia diramaikan oleh sebuah film berjudul “Ghost Writer”. Meraih kesuksesan besar, film garapan Bene Dion ini berhasil mengajak lebih dari 1 juta penonton. 

Bene Dion berbagi dengan para pelajar di Kudus tentang konsep dan penulisan script. Nggak tanggung-tanggung, Bene Dion juga berbagi tentang proses kreatif bahkan dari tahap penggalian ide lho. Selain itu, Bene Dion juga mendorong para peserta untuk lebih bebas dalam menuangkan ide-idenya sesuai dengan passion dan minatnya masing-masing. Ini nih salah satu hal yang digaungkan SMK Raden Umar Said yang dibina langsung oleh Djarum Foundation dalam menerapkan konsep Merdeka Belajar. Keren!

5. Chandra Endroputro berbagi pengalaman dalam menentukan selera pasar industri animasi

Event MARFEST 2020 Ajak Para Siswa di Kudus untuk Merdeka BelajarIDN Times/Djarum Foundation

“Kalau kamu mau bikin cerita mengangkat nilai tradisional, makanya kamu harus mengadaptasi mengikuti segmen dan selera penonton kamu. Kunci dari adaptasi yang pertama harus tahu dulu apa sebenarnya message dari cerita aslinya. Lalu yang kedua apa tujuan kamu mengambil cerita itu?” ungkap Chandra Endroputro selaku CEO Temotion Tempo Animation dalam kelas Desain Produk yang Memikat Produsen yang diselenggarakan SMK Raden Umar Said Kudus.

Gimana guys, jadi semangat ya belajar dan mengetahui minat dan passion kamu. Terus ikuti update event selanjutnya ya, karena event ini pas banget nih sama yang dibutuhkan millennial dan generasi Z seperti kamu!





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *