[LINIMASA] Ancaman Wabah Virus Corona di Indonesia

Posted on


Jakarta, IDN Times – Setelah mengepung wilayah Asia tenggara, virus corona atau Covid-19 akhirnya menyerang Indonesia. Dua orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada 2 Maret lalu. Pengumuman kasus virus corona pertama itu disampaikan langsung Presiden Joko “Jokowi” Widodo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, di Istana Merdeka.

Kasus virus corona pertama di Indonesia ini bermula dari adanya Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang yang positif virus corona mengunjungi Indonesia. Terawan menyebut, WNA Jepang yang tinggal di Malaysia itu ternyata sudah terinfeksi Covid-19 saat datang ke Indonesia.

WNA Jepang kemudian mengonsumsi obat penurun demam, sehingga ketika tiba di Bandara Soekarno-Hatta tidak terdeteksi menggunakan alat thermo scanner. Berikut deretan kasus virus corona di Indonesia mulai Kasus 1 dan Kasus 2 hingga kini.

[LINIMASA] Ancaman Wabah Virus Corona di Indonesia(IDN Times/Sukma Shakti)

1. 10 Maret 2020: Kasus 6 dan 14 dinyatakan sembuh dari virus corona

[LINIMASA] Ancaman Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi (Dok. Pelindo 1)

Pemerintah mengumumkan kabar baik dalam kasus virus corona hari ini. Dua pasien virus corona dinyatakan negatif dari virus Covid-19, setelah melalui pemeriksaan.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, kedua pasien tersebut adalah Kasus 6 dan Kasus 14.

“Data laboratorium dari Kasus 1 sampai 19 ada beberapa hal yang membahagiakan. Kita bahas Kasus 6 ini sudah masuk hari kelima pemeriksaannya sudah negatif (Covid-19),” kata Yuri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (10/3). 

Yuri menjelaskan Kasus 6 adalah seorang ABK Diamond Princess yang beberapa waktu lalu dipulangkan pemerintah dari Jepang.

Selain Kasus 6, Yuri mengatakan, Kasus 14 juga sudah menunjukkan hasil yang negatif hari ini. Pasien tersebut adalah seorang pria berusia 50 tahun yang tertular Covid-19 di luar negeri.

“Ada lagi satu yang negatif (Kasus 14) pada hari ketiga, karena kontaknya minimal di samping kondisi fisiknya bagus banget,” ujar dia.

Kendati, Yuri menyebutkan, kedua pasien tersebut masih harus menjalani satu lagi tahap proses uji laboratorium, hingga nantinya bisa keluar dari rumah sakit.

“Kondisi dua-duanya bagus, tidak ada keluhan apa-apa. Kita tunggu hasil tes dua hari, kalau gak ada apa-apa, kita perbolehkan pulang,” tutur dia.

Baca Juga: Yurianto: Kasus 6 dan 14 Negatif Virus Corona

2. 9 Maret 2020: Kasus virus corona bertambah menjadi 19

[LINIMASA] Ancaman Wabah Virus Corona di IndonesiaJuru bicara penanganan virus corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin 9 Maret 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto kembali mengumumkan penambahan pasien terinfeksi virus corona pada Senin (9/3) sore. Dia menyebutkan ada 13 kasus positif virus corona lainnya.

Di antara 13 kasus baru tersebut, Yuri mengatakan, tujuh kasus di antaranya berasal dari imported cases atau kasus dari luar negeri dan baru diketahui saat berada di Indonesia. Sisanya berasal dari tracing atau hasil penelusuran Kasus 1.

“Sehingga hari ini jumlah kasus yang terkonfimasi positif sebenyak 19. Ini jumlah dari pasien yang kita rilis di awal,” kata Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin.

Kasus 7 dan 8 adalah sepasang suami istri. Keduanya terinfeksi dari negara yang mereka kunjungi sebelumnya. Kasus 7, perempuan 59 tahun, kondisinya sakit ringan sedang, stabil. Dia positif virus corona setelah diperiksa PCR dan genome sequencing.

Sedangkan Kasus 8, laki-laki berusia 56 tahun. Dia tertular Kasus 7. Sebelum kontak dengan Kasus 7, Kasus 8 sudah sakit diare dan ditambah riwayat diabetes. Sehingga sakit sedang ke arah berat.

Kemudian Kasus 9, perempuan 55 tahun, kondisinya sakit ringan sedang, tampak ada penyakit penyulit sebelumnya. Pasien ini terjangkit virus corona dari luar negeri. Kasus impor lainnya antara lain Kasus 7, Kasus 14, Kasus 16, Kasus 17, Kasus 18, dan Kasus 19.

Dari 13 kasus baru tersebut, tiga di antaranya kasus berasal dari tracing atau penelusuran Kasus 1. Ketiganya adalah Kasus 10 yang merupakan Warga Negara Asing (WNA), laki-laki 29 tahun. Dia dalam kondisi sakit ringan sedang.

Untuk dua kasus lainnya juga berasal dari tracing Kasus 1. Keduanya sempat kontak langsung dengan Kasus 1, sehingga terinfeksi virus corona. Keduanya adalah Kasus 11, WNA, perempuan 54 tahun. Kondisi kesehatannya nampak sakit ringan sedang. Kasus 12 juga kontak langsung dengan Kasus 1. Dia laki-laki, 31 tahun, dengan kondisi sakit ringan sedang.

Dari 13 kasus baru ini, terdapat beberapa kasus dari subklaster atau kasus yang berasal dari kontak langsung pasien lainnya. Seperti wanita berusia 17 tahun yang terinfeksi virus corona setelah melakukan kontak langsung dengan Kasus 15, yang berusia 43 tahun dan terinfeksi Covid-19 di luar negeri.

Yuri menegaskan tujuh kasus imported case atau kasus dari luar negeri tidak berasal dari tiga negara episentrum yakni Italia, Korea Selatan, dan Jepang.

Sementara dua WNA yang terinfeksi virus corona di Indonesia, diduga terinfeksi setelah melakukan kontak langsung dengan Kasus 1. Pemerintah RI telah berkomunikasi ke kedutaan besar negara asal WNA tersebut.

Kedua WNA tersebut adalah Kasus 10, laki-laki 29 tahun. Dia dalam kondisi sakit ringan sedang. Kasus 11 juga WNA, perempuan 54 tahun. Kondisi dia nampak sakit ringan sedang.

Berikut daftar 13 kasus baru:
1. Kasus 7
Gender/usia: Perempuan/59 tahun
Kondisi: Sakit ringan-sedang, stabil.
Keterangan: Imported case

2. Kasus 8
Gender/usia: Laki-laki/56 tahun
Kondisi: Menggunakan infus dan selang oksigen. Punya riwayat diabetes.
Keterangan: Tertular Kasus 7, suami dari pasien Kasus 7

3. Kasus 9
Gender/usia: Perempuan/55 tahun
Kondisi: Sakit ringan-sedang
Keterangan: Imported case

4. Kasus 10
Gender/usia: Laki-laki/29 tahun
Kondisi: Sakit ringan-sedang
Keterangan: WNA, terkait Kasus 1

5. Kasus 11
Gender/usia: Perempuan/54 tahun
Kondisi: Sakit ringan-sedang
Keterangan: WNA, terkait Kasus 1

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

6. Kasus 12
Gender/usia: Laki-laki/31 tahun
Kondisi: Sakit ringan-sedang
Keterangan: Terkait Kasus 1

7. Kasus 13
Gender/usia: Perempuan/16 tahun
Kondisi: –
Keterangan: Subklaster Kasus 3

8. Kasus 14
Gender/usia: Laki-laki/50 tahun
Kondisi: Sakit ringan-sedang
Keterangan: Imported case

9. Kasus 15
Gender/usia: Perempuan/43 tahun
Kondisi: –
Keterangan: Imported case

10. Kasus 16
Gender/usia: Perempuan/17 tahun
Kondisi: –
Keterangan: Terkait Kasus 15

11. Kasus 17
Gender/usia: Laki-laki/56 tahun
Kondisi: –
Keterangan: Imported case

12. Kasus 18
Gender/usia: Laki-laki/55 tahun
Kondisi: –
Keterangan: Imported case

13. Kasus 19
Gender/usia: Laki-laki/40 tahun
Kondisi: –
Keterangan: Imported case.

Baca Juga: [BREAKING] 7 Kasus Positif Virus Corona Tertular dari Luar Negeri

3. 8 Maret 2020: Kasus virus corona bertambah dua

[LINIMASA] Ancaman Wabah Virus Corona di IndonesiaPetugas menyemprotkan cairan disinfektan ke barang bawaan ABK Diamond Princess asal Indonesia. (ANTARA FOTO/HO/KBRI Tokyo)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto kembali menginformasikan penambahan pasien yang positif terinfeksi virus corona. Ada dua kasus baru lagi, hingga menjadi enam pasien positif Covid-19 di Indonesia, yang disebut sebagai Kasus 5 dan Kasus 6.

Yuri menyebut Kasus 5 merupakan seorang laki-laki berusia 55 tahun. Pasien tersebut berdasarkan hasil pengembangan dari Kasus 1 dan Kasus 2. “Ini adalah hasil pemeriksaan lanjutan dari tracing kasus kluster Jakarta yang tadi saya laporkan suspect tadi, kita dapat data laboratorium yang bersangkutan confirm positif Covid-19,” ujar dia.

Sementata, pada Kasus 6 juga berjenis kelamin laki-laki berusia 36 tahun. Pasien tersebut merupakan Anak Buah Kapal Diamond Princess yang sempat dipulangkan ke tanah air baru-baru ini.

“Dia (Kasus 6) didapatkan dari Jepang pada saat bekerja sebagai ABK kapal Diamond Princess,” tutur Yuri.

Baca Juga: [BREAKING] Pasien Positif Virus Corona Bertambah Jadi 6 Orang

[LINIMASA] Ancaman Wabah Virus Corona di Indonesia(IDN Times/Sukma Shakti)

4. 6 Maret 2020: Kasus virus corona bertambah menjadi empat

[LINIMASA] Ancaman Wabah Virus Corona di IndonesiaJuru bicara penanganan virus corona/COVID-19, Achmad Yurianto (IDN Times/Teatrika Putri)

Pemerintah kembali menyatakan penambahan kasus virus corona. Pasien positif virus corona bertambah dua orang dan menjadi empat orang. Kedua pasien ini disebut sebagai Kasus 3 dan Kasus 4. Kedua pasien baru ini dinyatakan positif virus corona, setelah melakukan kontak langsung dengan Kasus 1 dan Kasus 2.

Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto menyebutkan usia kedua pasien virus corona ini yakni 33 dan 34 tahun. Namun, ia tak menyebutkan jenis kelamin dari Kasus 3 dan Kasus 4.

“Usianya antara 33 dan 34 tahun,” kata Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (6/3).

Menurut Yuri, dari Kasus 1 dan Kasus 2, pemerintah telah melakukan penelusuran terhadap 80 orang, hingga mengerucut menjadi 20 orang dan tujuh orang yang diobservasi. Tujuh orang ini menjalani observasi dan isolasi karena mereka memiliki gejala fisik yang mengarah ke influenza serta demam hingga 37,6 derajat Celcius.

“Dan dari tujuh orang ini kita konfirmasi positif dua orang yang kita sebut Kasus 3 dan 4. Mereka suhu badannya 37,6 dan 37,7, kemudian ada keluhan batuk, pilek, tapi tidak ada keluhan sesak napas,” ucap dia.

Baca Juga: Satu Pasien Suspect Corona di Bandung Berhubungan dengan Kasus 1 Depok

5. 2 Maret 2020: Pemerintah umumkan kasus virus corona pertama di Indonesia

[LINIMASA] Ancaman Wabah Virus Corona di IndonesiaIlustrasi Kota Depok (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Saat berkunjung ke Indonesia, WN Sakura itu sempat menemui kerabatnya seorang perempuan (64 tahun) dan anaknya (31 tahun) yang bermukim di Depok, Jawa Barat. Kini, mereka telah diisolasi di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.

Sebelum dirujuk ke RS Sulianti Saroso, kedua pasien virus corona yang kemudian disebut pemerintah sebagai Kasus 1 dan Kasus 2, sempat dirawat di RS Mitra Keluarga Depok. Akibatnya, lebih dari 70 tenaga medis dirumahkan untuk mencegah penyebaran virus corona, hingga mereka dinyatakan negatif virus aras Wuhan, Tiongkok itu.

Seorang kerabat dan asisten rumah tangga yang bekerja di rumah pasien sempat diperiksa kesehatannya, karena kontak langsung dengan Kasus 1 dan Kasus 2. Namun, mereka akhirnya dinyatakan negatif virus corona.

 

Ikuti terus update kasus virus corona di laman ini.  

https://www.youtube.com/embed/2BlyV2Dv894

Baca Juga: 2 Pasien Positif Virus Corona di RS Sulianti Membaik, Bisa Video Call





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *